Halo Sobat OTOMEDIA! Transportasi publik kian menjadi primadona bagi banyak orang untuk melakukan mobilitas, khususnya mereka yang berada di area Jabodetabek. Salah satu moda transportasi yang kerap dimanfaatkan banyak orang adalah bus Transjabodetabek.
Ya, setiap harinya, ribuan hingga jutaan penumpang memanfaatkan bus Transjabodetabek untuk bepergian dari rumah ke tempat kerja maupun pusat aktivitas lainnya. Tingginya okupansi itu menjadikan bus bukan hanya alat transportasi, tetapi juga ruang strategis menyampaikan pesan brand kepada audiens luas dan beragam. Dengan kata lain, Transjabodetabek menjadi iklan efektif untuk bisnis guna mendongkrak visibilitas sebuah brand.
Nah, untuk mengetahui lebih lengkap soal pasang iklan di bus Transjabodetabek, mulai dari jumlah penumpang setiap harinya hingga rute lengkapnya, Anda dapat membaca artikel di bawah ini.
Jumlah Penumpang Terbanyak Bus Transjabodetabek
Tingginya mobilitas masyarakat di wilayah penyangga Jakarta membuat layanan Transjabodetabek makin vital dalam keseharian para komuter.
Setiap rute tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antar wilayah, tetapi juga merepresentasikan arus pergerakan ribuan orang dengan latar belakang dan tujuan berbeda setiap harinya.
Data jumlah penumpang per rute pun menjadi gambaran nyata betapa besarnya potensi jangkauan yang bisa dimanfaatkan brand melalui media iklan di bus, karena satu armada mampu membawa media promosi melintasi titik-titik strategis sekaligus menjangkau audiens secara berulang.
- Rute S61 (Alam Sutera-Blok M)
Rute ini merupakan salah satu yang paling ramai sejak resmi beroperasi pada April 2025. Jumlah penumpang harian rata-rata mencapai sekitar 4.500 orang, jauh melampaui target awal sekitar 2.000 penumpang per hari.
- Rute B41 (Vida Bekasi-Cawang Sentral)
Rute B41 juga menunjukkan respons positif dari masyarakat. Pada periode awal operasi, rute ini pernah mencatat sekitar 1.510 penumpang per hari di luar target yang awalnya ditetapkan.
- Rute P11 (Bogor-Blok M)
Rute Bogor–Blok M termasuk yang paling diminati dari beberapa trayek baru. Data menunjukkan jumlah penumpang pernah mencapai sekitar 6.096 orang dalam satu hari, menjadikannya salah satu rute dengan permintaan tertinggi.
- Rute T31 (PIK 2-Blok M)
Rute ini juga mencatat angka penumpang yang tinggi. Di beberapa periode pengukuran, jumlah penumpang harian pernah mencapai sekitar 5.799 orang untuk rute PIK 2–Blok M.
- Rute D41 (Sawangan-Lebak Bulus)
Meskipun data rinci jumlah harian tidak selalu dipublikasi tiap hari, rute ini termasuk dalam kelompok rute Transjabodetabek yang melebihi target penumpang awal, menunjukkan animo masyarakat yang kuat untuk menggunakan layanan ini.
Melihat potensi besar jumlah penumpang ini tentu menjadi peluang emas bagi brand yang punya cara memasarkan produk agar tampil lebih menonjol. Pasang iklan di bus Transjabodetabek memungkinkan pesan brand Anda bergerak mengikuti mobilitas masyarakat setiap hari, menjangkau berbagai segmen sekaligus dalam satu waktu.
Rute Bus Transjabodetabek
Setelah melihat jumlah penumpang bus Transjabodetabek, Anda perlu mengetahui rute apa saja yang dilayani.
- B41 (Vida Bekasi–Cawang Sentral)
Rute ini melalui beberapa titik pemberhentian seperti titik awal di Seberang Marketing Office Vida, Simpang Cipendawa 1, Komsen, Jatibening 1, Pool Taksi Cawang, dan berhenti di Cawang Sentral.
Untuk rute sebaliknya, mulai dari Cawang Sentral, Jatibening 2, Komsen, Simpang Cipendawa 2, dan turun di Marketing Office Vida.
- B11 (Summarecon Bekasi-BNN)
Titik awal bermula di Summarecon Bekasi, RS Mitra Keluarga 1, Kayuringin 1, Mega Mall Bekasi, Tol Barat 2, Jatibening 1, Pool Taksi Cawang, dan berakhir di BNN 2.
Dan untuk sebaliknya, rute bermula di BNN 2, Jatibening 2, Kayuringin 2, RS Mitra Keluarga 2, Bandar Djakarta Bekasi, serta berakhir di Summarecon Bekasi.
- D41 (Sawangan-Lebak Bulus via Tol Desari)
Bus Transjabodetabek ini bermula di Terminal Sawangan, Simpang Parung Bingung 1, Gang Haji Sara Sawangan, Exit Tol Desari 1, Stasiun MRT Fatmawati, Gang Ampera BMW Astra, Jalan Kaimun Jaya, RS Siloam, Poins Square, Lebak Bulus 1, dan terakhir di Lebak Bulus.
Jika Anda ingin ke Sawangan, rute bermula di Lebak Bulus, Selapa Polri, Pondok Pinang, RA Kartini, Gelanggang TB Simatupang, Beverly Tower, Prasetya Mulya, Gereja St. Stefanus, Fatmawati 2, Cilandak Town Square, Exit Toll Desari, Jalan Tiang Dua Sawangan, Simpang Parung Bingung 2, dan berakhir di Terminal Sawangan.
- S21 (Ciputat-CSW)
Dari arah Ciputat, bus berangkat dari sekitar Pool BMP Ciputat dan melintasi titik-titik seperti TIP TOP Ciputat, Pasar Ciputat, kawasan UIN, Situ Gintung, hingga Komplek Mandiri dan UMJ.
Perjalanan berlanjut ke arah Lebak Bulus, Pondok Indah, dan Gandaria, melewati halte-halte strategis seperti Pondok Indah Plaza, Metro Pondok Indah, serta Ranch Market Pondok Indah yang dikenal sebagai kawasan komersial sibuk.
Memasuki area Jakarta Selatan yang lebih pusat, rute ini melewati Dwija, Masjid Annur Radio Dalam, Gandaria Utara, hingga kawasan Blok A dan Blok M yang menjadi salah satu simpul transportasi utama. Penumpang juga dapat turun di titik integrasi penting seperti Stasiun MRT Blok M serta area Taman Martha Tiahahu sebelum akhirnya menuju koridor CSW/M Bloc.
- T31 (PIK 2-Blok M)
Rute Transjabodetabek T31 menghubungkan PIK 2 dengan Blok M, mengaitkan kawasan hunian dan lifestyle di Jakarta Utara dengan pusat bisnis serta transit di Jakarta Selatan.
Dari PIK 2, bus melewati area populer seperti Tokyo Riverside, Pantai Pasir Putih, Gold Coast, hingga Fresh Market PIK yang dikenal ramai aktivitas. Memasuki Jakarta, rute berlanjut melalui Kemanggisan, Petamburan, Senayan, hingga ASEAN sebelum berakhir di Blok M yang terintegrasi dengan berbagai koridor Transjakarta dan MRT.
Baca juga:
Rute Bus Transjabodetabek Lainnya
Selain lima rute sebelumnya, terdapat beberapa rute lain yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah penyangga lainnya, yakni;
- P11 (Blok M-Bogor)
Rute ini dimulai dari Blok M jalur 5, Kejaksaan Agung, Pasar Santa, Rawa Barat, Tegal Mampang, Pancoran, Pancoran Tugu, Buperta Cibubur, Pintu Tol Citeureup 2, Monumen Pancakarsa, Sentul City, Mall Bellanova Sentul, berakhir di Botani Square.
- B21 (Bekasi Timur-Cawang)
Rute Transjabodetabek B21 dimulai dari Bulak Kapal 3, Pom Bensin Mulyadi, Masjid Amar Marruf 1, Jalan Kunang-Kunang, BTC 1, GP Mall 1, Grand Dhika City, Tol Bekasi Timur 1, Jatibening 1, Pool Taksi Cawang, hingga BNN 2.
- B25 (Bekasi-Dukuh Atas)
Rute ini bermula dari Terminal Bekasi, GOR Betos Cut Mutia, Unisma, Seberang Unisma, Chairil Anwar 1, Seberang Jalan MM Hasibuan Bekasi, Pedati Prumpung, Flyover Jatinegara, Stasiun Jatinegara, Jatinegara, Kampung Melayu, Matraman Baru, Timur Stasiun Manggarai, Plaza Stasiun Manggarai, Manggarai, Pasar Rumput, Halimun, dan Galunggung.
- D21 (Universitas Indonesia-Lebak Bulus)
Rute Transjabodetabek D21 menghubungkan Universitas Indonesia (UI) dengan Lebak Bulus, menjadi jalur penting bagi mahasiswa, pekerja, dan warga yang beraktivitas di koridor selatan Jakarta.
Dari kawasan UI, bus melewati area Lenteng Agung, Jagakarsa, dan Tanjung Barat, lalu melanjutkan perjalanan ke wilayah Pasar Minggu, Ampera, hingga Cilandak yang dikenal sebagai kawasan hunian dan perkantoran. Selanjutnya rute bergerak melalui Fatmawati, TB Simatupang, dan Pondok Labu sebelum berakhir di Stasiun MRT Lebak Bulus.
- S61 (Alam Sutera-Blok M)
Rute Transjabodetabek S61 menghubungkan Alam Sutera dengan Blok M, melintasi kawasan hunian, pusat belanja, dan koridor bisnis utama. Dari Alam Sutera, bus melewati titik seperti Sutera Utama, Mall @ Alam Sutera, IKEA, hingga akses tol Jakarta–Merak sebelum masuk ke wilayah Jakarta Barat.
Perjalanan kemudian berlanjut melalui Kebon Jeruk, Kemanggisan, Petamburan, Senayan, hingga ASEAN dan berakhir di Blok M yang terintegrasi dengan MRT serta berbagai koridor Transjakarta.
Rute Bus Transjabodetabek Terbaru
Rute Transjabodetabek terbaru yang akan dibuka adalah Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Rencananya, rute Transjabodetabek terbaru ini akan diresmikan pada pekan depan.
Rute tersebut dirancang untuk memberikan pilihan yang lebih terjangkau dan efisien bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan taksi atau bus lain menuju bandara, dengan tarif dipatok sekitar Rp3.500 per perjalanan dan jalur khusus yang membuat perjalanan lebih cepat.
Saatnya Pasang Iklan di Bus Transjabodetabek!
Setelah melihat jumlah penumpang dan rute lengkap Transjabodetabek, sebagai brand Anda dapat meningkatkan visibilitas merek di ruang publik melalui media OOH transportasi tersebut.
Bagaimana tidak? Dengan jumlah penumpang yang menyentuh ribuan per hari, iklan di bus Transjabodetabek menjadi strategi iklan luar ruang efektif menjangkau audiens. Selain itu, iklan Anda dapat hadir di tengah rutinitas harian masyarakat, membuat iklan terasa lebih dekat dan relevan. Namun, Anda perlu memilih perusahaan OOH di Indonesia yang terbaik untuk mengoptimalkan iklan di Transjabodetabek. Salah satu perusahaan OOH terbaik di Indonesia adalah OTOMEDIA Advertising.
Selama lebih dari 10 tahun, OTOMEDIA sudah membantu banyak brand besar untuk mengiklankan produk atau jasanya di Transjakarta hingga KRL. Tak hanya itu, OTOMEDIA juga memiliki banyak keunggulan, seperti;
- Jangkauan Transportasi Publik yang Luas: OTOMEDIA memiliki jaringan transportasi publik yang luas, mulai dari Transjakarta, KRL, KAI jarak jauh, Transjabodetabek, angkot, hingga pesawat.
- GPS Tracking Real Time: Perusahaan OOH di Indonesia ini memiliki fitur canggih, yakni GPS tracking real time untuk monitoring efektivitas iklan.
- Premium Service Quality: OTOMEDIA memberikan service yang premium kepada klien, salah satunya pemasangan dilakukan oleh tim yang mumpuni dan profesional.
- Harga Kompetitif: Semua brand dapat mengiklankan produk atau jasanya mulai dari Rp1 jutaan saja.
Itulah ragam keunggulan yang dimiliki OTOMEDIA, jika Anda tertarik untuk pasang iklan di bus Transjabodetabek, bekerja sama dengan perusahaan OOH terbaik di Indonesia tersebut menjadi pilihan yang tepat!



