Kampanye Brand Awareness OOH Bihunku merupakan inisiatif pertama PT FKS Food Sejahtera Tbk yang berkolaborasi dengan OTOMEDIA, menggabungkan strategi branding pada kaca belakang kendaraan (back window) dan pemasangan hanging alley di KRL. Dua media transportasi yang dinamis ini dipilih secara strategis untuk menjangkau kalangan Gen Z, Millennial, serta para komuter yang selalu bergerak namun tetap mengutamakan kesehatan.
Bihunku hadir dengan desain kemasan yang segar dan menampilkan wajah baru dari JKT48. Pertanyaannya adalah: bagaimana cara menyampaikan pesan “nyaman di perut, tidak digoreng” kepada audiens yang terus-menerus berpindah tempat sepanjang hari? Berikut adalah solusi yang ditawarkan oleh OTOMEDIA untuk menjawab tantangan ini.
Siapa Bihunku dan Mengapa Perlu Kampanye Kesadaran Merek?
Bihunku adalah produk bihun instan yang diproduksi oleh PT FKS Food Sejahtera Tbk (simbol saham AISA). Menurut informasi di situs resmi FKS Food, Bihunku terbuat dari pati jagung dan beras, dikeringkan melalui proses pemanggangan bukan penggorengan, dan diklaim memiliki kandungan lemak dan kolesterol yang rendah.
Bihunku memiliki posisi pasar yang sangat kuat. Berdasarkan data Nielsen Retail Audit 2025 yang dirujuk oleh Kontan dan Bisnis.com, Bihunku menguasai pasar sebagai pemimpin kategori bihun instan. Namun, tantangan muncul dari sisi lain: pihak manajemen merek mengakui bahwa Bihunku selama ini lebih dikenal sebagai produk untuk generasi yang lebih matang. Pada tahun 2025, FKS Food melakukan pembaruan desain kemasan dan berkolaborasi dengan JKT48 (Gracia, Freya, dan Muthe) sebagai duta merek untuk menjangkau Gen Z dan Gen Alpha.
Dengan kata lain, tantangan komunikasinya sangat jelas: sebuah merek yang sudah mapan memerlukan visibilitas yang relevan di mata audiens muda, dengan jangkauan yang luas dan kehadiran di tempat-tempat yang sering mereka kunjungi. Di sinilah peran media OOH transportasi menjadi sangat penting.
Tantangan dan Sasaran Kampanye
- Persepsi merek sebagai “produk untuk generasi terdahulu”. Desain kemasan terbaru dan wajah JKT48 harus terlihat dalam kehidupan sehari-hari Gen Z, bukan hanya di platform media sosial.
- Pesan produk yang jelas dan terukur. Ada tiga poin utama yang perlu disampaikan dengan cepat: tekstur yang lembut dan aman untuk pencernaan, tidak melalui proses penggorengan, dan dapat disiapkan dalam 2 menit dengan kandungan 200 kalori.
- Audiens yang selalu aktif berpindah tempat. Target pasar adalah individu dengan jadwal yang padat, sehingga pesan harus dapat ditangkap dalam beberapa detik saja.
Tujuan utama dari kampanye ini adalah meningkatkan kesadaran merek: memastikan kemasan baru, duta merek baru, dan pesan “Bihunku No. 2” dikenal luas oleh masyarakat di wilayah-wilayah dengan tingkat mobilitas yang tinggi.
Strategi Media: Mengapa Memilih Mobil dan KRL?
Kedua media transportasi ini memiliki fungsi yang unik dan saling mendukung satu sama lain.
| Branding mobil (back window) | Branding KRL (hanging alley) | |
|---|---|---|
| Peran | Paparan di jalan raya, saat pengguna jalan berhenti di lampu merah dan kemacetan | Paparan di dalam gerbong, dilihat dari jarak dekat dalam waktu lama |
| Konteks audiens | Pengendara dan penumpang kendaraan lain di belakang unit | Komuter yang berdiri atau duduk selama perjalanan |
| Kekuatan | Mobilitas tinggi, menjangkau banyak titik kota | Dwell time panjang, pesan bisa dibaca utuh |
| Sumber | Branding Mobil | Branding KAI & KRL |
Pemilihan hanging alley didasarkan pada temuan penelitian yang solid. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Winners (Binus University) menganalisis lokasi iklan paling berpengaruh di commuter line dan menemukan bahwa hanging alley meraih posisi teratas dalam hal efektivitas dibandingkan dengan lokasi-lokasi lainnya. Format iklan ini terpasang menggantung di sepanjang lorong gerbong, berada tepat dalam jangkauan pandangan penumpang.
Untuk mengeksplorasi pilihan format iklan lainnya, kunjungi halaman Branding Bus apabila strategi pemasaran Anda memerlukan jangkauan yang lebih luas melalui jaringan bus perkotaan.
Memahami Tiga Jenis Media Periklanan yang Digunakan
Bagaimana cara kerja back window branding pada kendaraan?
Back window branding merupakan sarana promosi berupa stiker yang ditempel pada kaca bagian belakang mobil sehingga dapat dilihat oleh pengemudi dan penumpang kendaraan yang berada di belakangnya. Dalam kampanye Bihunku, seluruh permukaan kaca dimanfaatkan dengan tata letak horizontal: judul utama berada di atas, produk di bagian tengah, dan tokoh pendukung di sisi kiri dan kanan. Desain ini sangat efektif untuk pesan singkat yang ditampilkan berulang kali di jalan, khususnya ketika lalu lintas sedang ramai.

Bagaimana fungsi woobler di dalam kabin kendaraan?
Woobler adalah sarana iklan yang ditempatkan di dalam ruang kabin mobil. Berdasarkan dokumentasi kampanye ini, panel berwarna-warni terpasang di belakang sandaran kursi pengemudi dan menghadap ke arah penumpang yang duduk di kursi belakang. Karena dilihat dari jarak yang dekat selama perjalanan, desain ini memberikan kesempatan untuk menampilkan visual produk yang lebih detail dan jelas dibandingkan dengan back window.

Bagaimana cara kerja hanging alley di dalam gerbong KRL?

Hanging alley adalah panel promosi yang tergantung memanjang di sepanjang lorong gerbong KRL, berada tepat di tingkat pandangan penumpang baik yang berdiri maupun yang duduk. Dokumentasi kampanye menunjukkan panel yang lebar dengan tampilan JKT48, kemasan Bihunku, dan pesan yang menyentuh momen sehari-hari komuter, seperti “Buru-buru berangkat, ga sempat sarapan?” yang diakhiri dengan “2 menit masaknya, 200 kalori, nyaman!”. Panel lainnya menampilkan judul tentang rasa lapar ketika tiba di rumah. Keunggulan format ini terletak pada waktu baca yang lebih panjang bagi komuter, sehingga pesan dapat dipahami secara menyeluruh.

Pelaksanaan Kreatif: Satu Pesan, Dua Platform Media
Material kreatif menghadirkan visual yang seragam di kedua platform:
- Headline pendamping: “Nyaman di perut, teksturnya lembut, tidak digoreng”.
- Pesan inti: “Rahasia Nyamannya” dengan penekanan durasi masak 2 menit dan kandungan 200 kalori.
- Produk: kemasan ungu varian Asam Pedas sebagai elemen utama, dilengkapi rangkaian varian lainnya di pojok bawah.
- Tokoh kampanye: pasangan JKT48 di sisi kiri dan kanan jendela belakang, membawa mangkuk Bihunku.
- Struktur visual: logo dan produk di pusat, ambassador di pinggir, sehingga tata letak tetap jelas di area jendela belakang yang luas dan rendah.
Pada jendela belakang, tata letak dirancang secara horizontal dengan teks besar di bagian atas agar mudah dibaca dari jarak kendaraan di belakang. Pada iklan gantung KRL, pesan serupa dapat diperkaya dengan informasi detail yang memerlukan waktu membaca lebih lama, seperti pilihan rasa dan keterangan metode pemanggangan.
Pemasangan Stiker Branding Mobil: Proses Back Window
Pemasangan stiker pada kaca belakang merupakan tahap krusial yang menentukan kesuksesan kampanye secara keseluruhan. Kesalahan dalam pengukuran atau munculnya gelembung udara akan sangat terlihat ketika diamati dari jarak dekat. Dokumentasi lapangan dari kampanye Bihunku menunjukkan bagaimana tim OTOMEDIA dengan profesional memasang stiker langsung pada kaca belakang kendaraan.

Bagaimana cara memasang stiker branding pada kaca belakang mobil?
Proses pemasangan stiker kaca belakang terdiri dari tujuh tahap yang harus dilakukan secara berurutan: survei dan pengukuran, produksi cetak, pembersihan kaca, penempatan, aplikasi menggunakan squeegee, perapian tepi, dan pengecekan akhir. Berikut penjelasan detail untuk setiap tahapnya.
- Survei dan pengukuran kaca. Setiap model mobil memiliki ukuran kaca belakang yang berbeda-beda. Tim melakukan pengukuran pada bidang yang tersedia dan membuat template khusus agar desain tidak terpotong oleh wiper, lampu rem tambahan, atau garis defogger.
- Produksi cetak. Desain dicetak sesuai dengan template yang telah dibuat.
- Pembersihan permukaan. Kaca dibersihkan secara menyeluruh dari debu, minyak, dan sisa lem agar stiker dapat menempel dengan merata dan tidak mudah terkelupas.
- Penempatan dan penandaan. Stiker diposisikan dengan hati-hati dan ditandai terlebih dahulu. Wajah ambassador dan logo harus berada di area yang tidak terhalang oleh elemen kendaraan.
- Aplikasi bertahap dengan squeegee. Stiker ditempel mulai dari tengah menuju tepi sambil ditekan agar gelembung udara dapat keluar dengan sempurna.
- Perapian tepi. Kelebihan material dipotong rapi dan tepi dirapikan agar tidak mudah terangkat atau rusak.
- Pengecekan dan dokumentasi. Tim melakukan pemeriksaan terhadap kerataan, visibilitas dari dalam mobil, kemudian mendokumentasikan hasil akhir.

Apa yang perlu diperhatikan saat memasang stiker di kaca mobil?
Hal yang paling penting adalah menjaga keamanan pandangan pengemudi dan memastikan kualitas penempelan yang baik. Pastikan material yang digunakan memungkinkan pandangan dari dalam kabin, hindari menutup komponen yang memiliki fungsi penting seperti wiper dan lampu rem tambahan, serta pilih material yang dapat dilepas dengan bersih setelah kampanye berakhir. Panduan lengkap dan detail tersedia di artikel pasang stiker iklan di mobil
Bagi merek yang ingin memanfaatkan kendaraan pribadi sebagai sarana promosi, Bebo menyediakan jaringan pengemudi yang siap membantu. Platform OTOMEDIA ini menghubungkan pemilik kendaraan dengan merek-merek pengiklan yang mencari peluang iklan kreatif.
Hasil dan Pembelajaran
Kampanye perdana ini menghadirkan tiga pelajaran berharga bagi merek FMCG:
- Pesan yang konsisten di dua media berbeda meningkatkan daya baca dan pemahaman. Ketika pengemudi melihat visual yang sama dengan yang dilihat penumpang, ingatan konsumen terbentuk lebih cepat dan kuat.
- Ambassador yang populer di kalangan Gen Z perlu didukung dengan pesan produk yang jelas dan menarik. Kehadiran wajah JKT48 berhasil menarik perhatian, sementara klaim “tidak digoreng”, “2 menit”, dan “200 kalori” memberikan alasan konkret bagi konsumen untuk mengingat produk.
- Pemilihan format iklan harus didasarkan pada perilaku audiens target, bukan hanya pertimbangan luas wilayah. Iklan di bagian belakang jendela cocok untuk paparan singkat di jalan, sedangkan iklan gantung di dalam gerbong ideal untuk paparan yang lebih lama.
Video Campaign
FAQ
Bihunku diproduksi oleh siapa?
Bihunku adalah hasil produksi dari PT FKS Food Sejahtera Tbk (simbol saham AISA), sebuah perusahaan FMCG yang juga mengelola berbagai merek terkenal seperti Mie Ayam 2 Telor, Superior, dan Tanam Jagung. Jadi untuk pertanyaan “Bihunku produk mana”, jawabannya adalah FKS Food.
Apakah Bihunku lebih sehat dibanding mie instan?
Menurut informasi dari FKS Food, Bihunku terbuat dari pati jagung dan beras, dikeringkan melalui proses pemanggangan (bukan penggorengan), dan memiliki kandungan lemak serta kolesterol yang rendah. Strategi pemasaran ini menekankan keunggulan “tanpa digoreng” dan jumlah kalori sebesar 200 per porsi. Untuk melakukan perbandingan yang tepat dengan produk sejenis, sebaiknya Anda membandingkan label informasi gizi yang tertera di kemasan, khususnya kadar natrium. Informasi ini bukan merupakan saran medis.
Berapa harga Bihunku?
Sebagai referensi, sebuah publikasi dari IDX Channel pada tahun 2022 menunjukkan bahwa Bihunku Asam Pedas dengan berat 55 g dijual dengan harga sekitar Rp3.300. Namun, harga dapat bervariasi tergantung lokasi toko dan wilayah penjualan, oleh karena itu disarankan untuk mengecek harga terbaru langsung di toko atau platform e-commerce.
Apakah aman mengonsumsi Bihunku setiap hari?
Bihunku termasuk dalam kategori makanan instan, sehingga sebaiknya dikombinasikan dengan menu makanan yang seimbang, seperti menambahkan sayuran dan sumber protein. Perlu diperhatikan juga kandungan natrium yang ada dalam bumbu; organisasi WHO merekomendasikan agar asupan natrium tidak melebihi 2 gram per hari untuk orang dewasa. Apabila Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan.
Apa maksud dari “Bihunku ungu” dan “Bihunku Goreng”?
“Bihunku ungu” mengacu pada kemasan berwarna ungu dari varian Asam Pedas yang menjadi fokus utama dalam visual kampanye pemasaran ini. Bihunku Goreng Spesial merupakan varian bihun yang sudah digoreng dengan ukuran 60 g dan dilengkapi dengan bawang goreng, sesuai dengan informasi yang tersedia di halaman produk FKS Food. Selain itu, terdapat varian lainnya seperti Ayam Bawang dan Soto Spesial (55 g), serta Kari Laksa.
Mengapa kampanye kesadaran merek FMCG sangat efektif di kendaraan pribadi dan KRL?
Karena kedua media tersebut bergerak mengikuti pola kehidupan sehari-hari audiens dan memberikan paparan iklan yang berulang kali. Kendaraan pribadi dapat menjangkau pengguna jalan raya, sementara KRL dapat menjangkau para komuter dengan durasi waktu membaca yang lebih panjang.
Kesimpulan
Kampanye Bihunku membuktikan bahwa brand terkemuka di kelasnya mampu menyegarkan persepsi di kalangan Gen Z dengan menerapkan pesan yang seragam pada branding kendaraan dan KRL. Rahasianya terletak pada penentuan format yang sesuai dengan cara audiens berinteraksi, visual yang mudah dipahami sekilas, dan penempatan yang terorganisir dengan baik.
Pengin membuat kampanye kesadaran merek yang mirip? Hubungi tim OTOMEDIA untuk berkonsultasi tentang kebutuhan Anda atau pelajari lebih lanjut tentang Branding KAI & KRL, Branding Kendaraan, dan Branding Bus.


