Halo Sobat OTOMEDIA! Tahukah Anda, rata-rata orang terpapar sekitar 4.000–10.000 iklan setiap harinya menurut riset yang banyak dikutip di industri periklanan? Dengan persaingan visual sepadat itu, memahami ciri-ciri iklan yang baik jadi kunci utama agar promosi bisnis Anda benar-benar dilihat, bukan sekadar lewat begitu saja.
Kalau Anda ingin memahami definisi iklan secara lengkap, Anda bisa membacanya lebih dulu di Iklan adalah: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Contohnya. Di artikel ini, kita akan langsung fokus membahas ciri-ciri iklan yang baik, mulai dari karakteristik utama, unsur pembentuk, jenis-jenisnya, hingga tips praktis membuat iklan yang efektif untuk bisnis Anda.
Karakteristik Utama Iklan
Secara umum, iklan yang baik memiliki enam karakteristik utama: informatif, persuasif, komunikatif, mudah dipahami, memiliki visual yang menarik, dan selalu menyertakan call to action (CTA). Keenam karakteristik ini bekerja bersama agar audiens tak hanya melihat, tapi juga mengingat dan bertindak atas iklan Anda.
Berikut ringkasannya dalam bentuk tabel agar lebih mudah dipahami:
| Karakteristik | Penjelasan Singkat | Contoh Penerapan |
|---|---|---|
| Informatif | Menyampaikan fungsi, keunggulan, dan manfaat produk secara jelas | Body copy iklan billboard mencantumkan spesifikasi produk |
| Persuasif | Menggunakan diksi ajakan yang membujuk tanpa memaksa | Kalimat “Wujudkan sekarang”, “Rasakan bedanya” |
| Komunikatif | Pesan tersampaikan tanpa bertele-tele | Satu pesan utama per materi iklan |
| Mudah dipahami | Bahasa sederhana, minim jargon | Headline singkat yang langsung dimengerti dalam 3 detik |
| Visual menarik | Desain eye-catching yang mencuri perhatian | Warna kontras dan tipografi besar pada branding bus |
| Ada CTA | Instruksi tindakan yang jelas di akhir pesan | “Hubungi kami”, “Kunjungi otomedia.co.id” |
1. Iklan yang Informatif
Sebuah iklan wajib memiliki ciri informatif. Sebagai pelaku bisnis, Anda perlu memberikan informasi secara detail dan jelas terkait produk atau jasa yang ditawarkan agar tidak ada kesalahpahaman di benak audiens.
Untuk membuat iklan yang baik untuk bisnis, masukkan informasi terkait fungsi, keunggulan, hingga manfaat produk. Dengan begitu, audiens akan lebih mudah mengambil keputusan pembelian.
2. Penuh dengan Kalimat Persuasif
Iklan yang baik harus dipenuhi kalimat persuasif atau kalimat ajakan untuk membujuk audiens secara halus tanpa memaksa. Menurut sumber Kemdikbud, bahasa iklan pada dasarnya mengandung kombinasi fakta dan opini fakta menjelaskan produk secara objektif, sementara opini digunakan untuk menarik minat calon pembeli.
3. Iklan yang Dibuat Komunikatif
Ciri-ciri iklan yang baik harus pula komunikatif. Dengan kata lain, Anda tak boleh membuat iklan dengan kalimat bertele-tele agar audiens tidak bingung terhadap pesan yang disampaikan.
4. Mudah Dipahami
Ciri-ciri iklan yang baik diwajibkan menggunakan bahasa yang mudah dipahami semua orang. Anda perlu menghindari kata atau diksi yang membuat audiens berpikir dua kali agar mereka tak melewatkan iklan yang dibuat.
5. Visualisasi Menarik
Selain kata atau diksi yang dipakai, ciri-ciri iklan yang baik juga harus memiliki desain visual yang eye catching. Tak jarang, audiens mengambil keputusan pembelian berdasarkan apa yang mereka lihat dalam 3 detik pertama yakni desain visual.
6. Selalu Ada CTA
Terakhir, iklan bisnis yang baik selalu disematkan Call to Action (CTA) di dalamnya. CTA yang baik harus bersifat persuasif, menarik, dan tidak memaksa audiens untuk melakukan keputusan pembelian.
Baca juga: Iklan Persuasif untuk Bisnis: Pengertian, Strategi, Contoh, dan Cara Membuatnya
Unsur-Unsur Iklan (4 Elemen Utama)
Selain ciri-ciri, iklan yang efektif dibangun dari 4 unsur utama, yaitu headline, visual, body copy, dan CTA. Keempat unsur ini yang membedakan sebuah materi promosi bisa disebut “iklan” secara utuh, bukan sekadar informasi biasa.
- Headline: Frasa atau kalimat singkat yang menarik perhatian dan merangkum pesan utama iklan.
- Visual: Gambar, ilustrasi, atau desain yang memperkuat daya tarik dan mendukung pesan iklan.
- Body copy: Teks penjelasan detail mengenai produk atau layanan yang diiklankan.
- CTA (Call to Action): Ajakan yang mengarahkan audiens untuk bertindak, seperti “Beli Sekarang” atau “Hubungi Kami”.
Beberapa sumber juga menambahkan branding (logo dan identitas visual) dan informasi kontak sebagai unsur pelengkap, terutama untuk iklan cetak dan luar ruang yang butuh titik kontak jelas bagi audiens.
Tujuan Iklan Untuk Bisnis
Agar promosi yang Anda buat makin efektif, penting juga memahami tujuan iklan itu sendiri. Terdapat beberapa tujuan iklan yang harus dipahami, mulai dari memberikan informasi hingga mengingatkan audiens terhadap produk atau jasa Anda.
- Memberikan Informasi pemberian informasi terkait produk, fungsi, hingga keunggulan sebuah produk atau jasa, termasuk bagaimana perusahaan menjalankan bisnisnya.
- Membujuk Audiens Lakukan Pembelian mengubah persepsi audiens terhadap sebuah produk atau membentuk preferensi merek mereka.
- Memperkuat Brand Recall brand recall adalah kemampuan audiens mengingat kembali sebuah merek tanpa dibantu petunjuk apa pun.
Jenis-Jenis Iklan (4 Jenis Berdasarkan Media)
Berdasarkan medianya, ada 4 jenis iklan utama yang bisa Anda gunakan untuk mendukung sisi penjualan produk:
1. Iklan Media Cetak
Jenis iklan ini biasanya ada di media konvensional seperti surat kabar, majalah, poster, atau tabloid. Meski penggunaannya makin turun, beberapa pihak masih menggunakan iklan media cetak sebagai wadah promosi mereka.
2. Iklan Media Elektronik
Berbeda dengan iklan media cetak, iklan media elektronik ditempatkan di televisi, radio, atau film.
3. Iklan Digital/Online
Iklan digital disajikan melalui internet dan platform online seperti media sosial, mesin pencari, website, hingga video streaming. Keunggulannya, iklan jenis ini dapat ditargetkan secara spesifik sesuai usia, lokasi, dan minat audiens sehingga hasilnya lebih terukur.
4. Iklan Media OOH
Iklan Out of Home (OOH) adalah bentuk promosi yang ditampilkan di ruang publik mulai dari jalan raya, pusat kota, area transportasi, hingga tempat dengan intensitas keramaian tinggi. Tujuannya adalah menjangkau audiens saat mereka beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, iklan luar ruang juga menjadi salah satu jenis iklan yang sangat digemari berbagai brand besar di Indonesia. Contohnya adalah digital signage, videotron, mobile billboard, hingga transit ads.
Iklan media OOH efektif untuk menarik visibilitas audiens serta awareness yang kuat, cocok untuk berbagai brand yang ingin tampil lebih stand out dan menjadi top of mind.
Ciri-Ciri Iklan, Slogan, dan Poster: Apa Bedanya?
Meski sama-sama media promosi, iklan, slogan, dan poster memiliki ciri yang berbeda satu sama lain perbedaan utamanya terletak pada panjang pesan dan fungsi visualnya.
| Aspek | Iklan | Slogan | Poster |
|---|---|---|---|
| Panjang pesan | Bisa berupa headline + body copy | Sangat singkat, 4–5 kata | Kombinasi visual dominan + teks singkat |
| Fungsi utama | Menginformasikan sekaligus membujuk | Membangun daya ingat merek | Menyampaikan pesan visual yang mencolok |
| Elemen dominan | Headline, visual, body copy, CTA | Kalimat pendek yang mudah diingat | Gambar/ilustrasi berukuran besar |
| Contoh penempatan | Billboard, TV, media sosial | Tagline brand di semua materi | Ditempel di area publik, halte, dinding |
Tips Membuat Iklan yang Baik untuk Bisnis
Untuk membuat iklan yang baik untuk bisnis, ikuti beberapa tips berikut. Jika dijalankan secara tepat, iklan bisnis Anda pun akan berjalan lebih efektif.
- Riset Pasar dan Kompetitor mengetahui kondisi pasar membuat iklan Anda lebih mudah diterima audiens, sementara riset kompetitor membantu bisnis Anda membuat diferensiasi.
- Gunakan Gaya Bahasa Interaktif tambahkan sisi storytelling agar iklan tak hanya berfokus pada produk, tapi juga melibatkan audiens sehingga tercipta hubungan emosional.
- Desain Visual Harus Menarik desain yang membosankan akan membuat audiens kehilangan minat terhadap produk atau jasa yang Anda tawarkan.
- Fokus pada Satu Pesan Utama jika tidak fokus, audiens akan bingung terhadap pesan yang Anda sampaikan.
Baca juga: Advertising: Pengertian, Jenis, Fungsi, Manfaat, dan Strategi Efektif dalam Dunia Bisnis
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Ciri-Ciri Iklan
Apa saja ciri-ciri teks iklan?
Ciri-ciri teks iklan meliputi penggunaan kalimat persuasif, bahasa singkat dan padat, bersifat informatif, serta mengandung kombinasi fakta dan opini. Teks iklan juga memiliki unsur pembentuk berupa sumber, pesan, media, penerima, efek, dan umpan balik yang bekerja bersama untuk memengaruhi audiens.
Apa saja 4 jenis iklan?
Berdasarkan medianya, 4 jenis iklan utama adalah iklan media cetak (koran, majalah), iklan media elektronik (TV, radio), iklan digital/online (media sosial, website), dan iklan Out of Home/OOH (billboard, transit ads). Setiap jenis punya karakteristik jangkauan dan target audiens yang berbeda.
Apa saja 4 unsur iklan?
Empat unsur utama iklan adalah headline (judul penarik perhatian), visual (gambar pendukung pesan), body copy (penjelasan detail produk), dan CTA atau Call to Action (ajakan bertindak). Sebagian sumber menambahkan branding dan informasi kontak sebagai unsur pelengkap.
Apa saja ciri-ciri iklan, slogan, dan poster?
Iklan dicirikan oleh kombinasi headline, visual, body copy, dan CTA yang menginformasikan sekaligus membujuk. Slogan dicirikan oleh kalimat sangat singkat (4–5 kata) yang mudah diingat sebagai identitas merek. Poster dicirikan oleh dominasi elemen visual berukuran besar dengan teks pendukung yang minim.
Bagaimana ciri-ciri iklan yang baik untuk bisnis?
Iklan yang baik untuk bisnis harus informatif, persuasif, komunikatif, mudah dipahami, memiliki visual menarik, dan selalu menyertakan CTA. Keenam ciri ini memastikan pesan iklan tersampaikan secara efektif sekaligus mendorong audiens mengambil tindakan pembelian.
Memaksimalkan Iklan Bisnis Anda dengan Perusahaan OOH di Indonesia OTOMEDIA
Ciri-ciri iklan yang baik adalah informatif, terdapat kalimat persuasif, komunikatif, mudah dipahami, visualisasi yang menarik, hingga selalu ada CTA yang singkat, padat, dan jelas. Jika Anda sudah menerapkan semua itu untuk iklan bisnis, saatnya memilih media yang tepat untuk memaksimalkannya.
Salah satu media yang tepat untuk memaksimalkan iklan bisnis Anda adalah iklan luar ruang atau Out of Home (OOH) Advertising di OTOMEDIA. OOH Advertising yang ditawarkan mencakup billboard, reklame, digital signage, videotron, hingga transit ads.
OTOMEDIA yang merupakan perusahaan OOH terbaik di Indonesia juga menawarkan keunggulan untuk bisnis Anda agar mendapatkan visibilitas tinggi:
- Jaringan transportasi publik luas sebagai spesialisasi iklan luar ruang transportasi publik, OTOMEDIA memiliki jaringan luas sehingga iklan Anda dapat menjangkau jutaan pengguna transum.
- Teknologi GPS tracking real time bersama OTOMEDIA, Anda dapat memonitor efektivitas iklan secara langsung dengan sistem terbaik.
- Fast response 24/7 OTOMEDIA memberikan layanan dengan kualitas premium dan on time.
- Harga kompetitif Anda bisa melakukan branding bisnis mulai dari Rp1 jutaan saja.
Mau merasakan dampak dari keunggulan OTOMEDIA yang sudah memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di industri iklan luar ruang Indonesia? Langsung saja hubungi tim OTOMEDIA sekarang, ya!