Shinzui merupakan brand perawatan diri yang beroperasi di bawah PT Bina Karya Prima (BKP). Salah satu produk unggulannya, Whitessentials Brightening Serum Sunscreen SPF 35 PA+++, adalah tabir surya wajah dengan formula yang diklaim brand menggabungkan 7 Japanese Skinessential, dirancang untuk memberikan perlindungan kulit dari sinar UV sambil memberikan efek pencerah. Produk ini diaplikasikan sebagai tahap akhir dalam rutinitas skincare, cocok untuk semua jenis kulit, dan perlu diulang setiap dua jam untuk hasil perlindungan yang optimal.
Dalam kategori sunscreen yang sangat kompetitif, tantangan utama bagi brand yang sedang memperluas pasar bukan lagi tentang mutu produk, tetapi tentang bagaimana agar dikenal lebih dulu oleh konsumen potensial. Inilah mengapa kampanye ini diluncurkan: ini adalah kampanye pertama Shinzui bekerja sama dengan Otomedia, dengan satu fokus utama yang sangat jelas, yaitu membangun kesadaran merek.
Tantangan
- Kategori yang sangat kompetitif. Sunscreen adalah produk yang bersaing di berbagai saluran—mulai dari rak toko ritel, marketplace, hingga feed media sosial. Brand memerlukan kehadiran di tempat-tempat di mana audiens tidak dapat menghindari pesan iklan.
- Audiens yang sangat luas dan beragam dalam hal usia. Mulai dari remaja dan Gen Z hingga perempuan dewasa, masing-masing dengan pola belanja yang unik dan berbeda.
- Produk yang digunakan setiap hari. Kesadaran merek harus berkembang menjadi pengingat yang konsisten dalam rutinitas harian, bukan hanya sekadar pengenalan satu kali pandang.
Tujuan Kampanye
- Memperkenalkan Whitessentials Brightening Serum Sunscreen kepada kelompok perempuan muda, perempuan dewasa, dan Gen Z.
- Memperkuat ingatan terhadap brand Shinzui melalui paparan berulang kali di jalur-jalur aktivitas harian audiens.
Mengapa KRL dan Media Hanging Alley?
1. Jangkauan harian yang besar dan terukur.
Berdasarkan informasi dari KAI, Commuter Line Jabodetabek menangani 178.001.308 perjalanan selama periode Januari–Juni 2026, dengan rata-rata mencapai sekitar 1,05 juta perjalanan setiap hari pada hari kerja. Sekitar 76,2% dari perjalanan ini terjadi pada hari kerja, sehingga pola eksposurnya tetap stabil: jalur yang sama, waktu yang sama, pengguna yang sama.
2. Frekuensi paparan yang sesuai dengan kebutuhan produk sehari-hari.
Pengguna KRL yang naik setiap hari akan menghadapi materi iklan berkali-kali dalam seminggu. Untuk produk yang digunakan setiap pagi seperti sunscreen, irama ini sangat cocok: iklan berfungsi sebagai pengingat berkala, sama seperti fungsi produknya.
3. Hanging alley berada dalam garis pandang penumpang.
Hanging alley merupakan media iklan yang terpasang di sepanjang koridor gerbong, sehingga dapat dilihat oleh penumpang baik yang berdiri maupun yang duduk. Sebuah studi yang dimuat di jurnal Winners (Binus University) yang melibatkan penumpang dari enam stasiun dan menganalisis delapan posisi iklan di Commuter Line menemukan bahwa hanging alley adalah posisi iklan yang paling berhasil di antara semua posisi yang diteliti. Untuk tujuan meningkatkan kesadaran merek, format ini adalah pilihan yang tepat.
4. Audiens KRL memiliki kesamaan dengan target pasar Shinzui.
Pengguna KRL terdiri dari karyawan perkantoran, mahasiswa, dan pelajar, yang merupakan kelompok yang sama dengan konsumen sunscreen rutin. Dalam ulasan di Female Daily, rentang usia reviewer produk ini berkisar dari 18 tahun ke bawah hingga 35–39 tahun, yang sejalan dengan segmen kampanye (remaja, Gen Z, perempuan dewasa).
5. Produk mudah diperoleh setelah pengguna melihat iklan.
Reviewer Female Daily menyebutkan berbagai tempat pembelian yang tersedia: Indomaret, Shopee, TikTok Shop, pasar tradisional, hingga Supermarket menawarkan produk ini dengan harga Rp55.000 sesuai yang tercatat di Female Daily. Hal ini menunjukkan bahwa waktu antara melihat iklan dan melakukan pembelian produk cukup singkat, menciptakan situasi yang sangat menguntungkan bagi kampanye kesadaran merek.
Temuan Utama dari Kampanye Ini:
- Kategori produk yang populer berhasil meningkatkan kesadaran merek melalui pengulangan pesan. Untuk produk sunscreen, kehadiran yang konsisten di jalur perjalanan sehari-hari jauh lebih efektif dibandingkan satu kali paparan besar.
- Produk yang digunakan setiap hari cocok dipromosikan melalui media yang juga diakses setiap hari. KRL digunakan penumpang setiap hari, begitu juga sunscreen diaplikasikan setiap hari. Pola penggunaan keduanya sejalan.
- Hanging alley memberikan kesempatan untuk menceritakan kisah singkat namun bermakna. Ruang ini cukup untuk menampilkan nama brand, nama produk, dan satu keunggulan utama.
Pelajaran untuk Brand Personal Care
- Mulai dengan satu tujuan jelas (meningkatkan awareness) agar pesan kreatif tetap fokus dan tidak tersebar.
- Pilih format iklan yang paling mudah dilihat oleh penumpang, seperti hanging alley.
- Pastikan produk Anda sudah tersedia dengan mudah di toko retail dan platform marketplace sebelum kampanye iklan dimulai.
- Pesan iklan harus dapat dibaca dan dipahami dalam hitungan detik.
FAQ
Apa itu hanging alley di KRL?
Hanging alley merupakan sarana periklanan yang tergantung di seluruh koridor gerbong KRL sehingga dapat dilihat oleh penumpang baik yang sedang duduk maupun berdiri. Format ini dimanfaatkan oleh brand yang bertujuan meningkatkan kesadaran merek melalui paparan yang berulang-ulang.
Apakah iklan di KRL efektif untuk produk skincare dan sunscreen?
Sangat efektif untuk membangun awareness, karena komuter melihat iklan secara berulang pada rute perjalanan sehari-hari mereka. Penelitian yang dimuat di jurnal Winners (Binus) menunjukkan bahwa hanging alley adalah lokasi periklanan paling efektif di Commuter Line, dan kampanye Shinzui memanfaatkan format iklan yang sama.
Siapa yang memproduksi Shinzui?
Shinzui adalah brand perawatan tubuh yang merupakan bagian dari PT Bina Karya Prima (BKP).
Berapa harga Shinzui Whitessentials Brightening Serum Sunscreen SPF 35 PA+++?
Menurut Female Daily, produk ini dijual dengan harga Rp55.000 dan memiliki rating 4,2 dari 318 ulasan pengguna (informasi saat halaman diakses, Oktober 2026). Harga di berbagai toko dapat bervariasi.
Berapa biaya iklan di KRL?
Tarif iklan ditentukan berdasarkan format, jumlah rangkaian kereta, dan periode tayang. Silakan hubungi tim Otomedia untuk mendapatkan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan kampanye Anda.
Kesimpulan
Kampanye perdana Shinzui bersama Otomedia membuktikan bahwa membangun kesadaran merek di pasar sunscreen yang ramai tidak perlu dimulai dengan investasi besar di berbagai saluran media. Cukup pilih satu media yang tepat sasaran. Melalui strategi branding KRL dengan format hanging alley, Whitessentials Brightening Serum Sunscreen SPF 35 PA+++ berhasil menjangkau jutaan pengguna komuter di lorong gerbong. Berdasarkan data KAI, Commuter Line Jabodetabek mengangkut sekitar 1,05 juta penumpang setiap hari kerja selama periode Januari–Juni 2026.
Untuk brand perawatan pribadi dan FMCG yang sedang meluncurkan produk baru atau ingin memperluas penetrasi pasar ke kalangan remaja, Gen Z, dan wanita muda, kampanye ini memberikan wawasan berharga: tetapkan satu sasaran utama, pilih format yang paling mudah dilihat audiens target, dan pertahankan kehadiran yang konsisten di jalur perjalanan sehari-hari mereka.
Seperti Shinzui, brand Anda juga bisa hadir di jalur perjalanan audiens melalui Branding KAI & KRL dari Otomedia, mulai dari hanging alley hingga body branding dan berbagai format interior lainnya. Tim profesional kami siap membantu dari tahap pemilihan format, produksi konten kreatif, hingga proses pemasangan.
Penasaran dengan kampanye-kampanye menarik lainnya? Jelajahi layanan Branding KAI & KRL kami atau baca studi kasus dari Miyako dan This is Your.


