Daftar Isi

Optimalkan Brand Anda di Ruang Publik

OTOMEDIA menyediakan berbagai layanan Out-of-Home (OOH) advertising yang strategis, inovatif, dan terukur untuk meningkatkan awareness dan penjualan brand Anda

Tim kami siap membantu Anda menentukan solusi terbaik untuk kampayne Anda

Iklan Konvensional untuk Bisnis: Pengertian, Kelebihan, Jenis-Jenis, dan Strategi

Halo Sobat OTOMEDIA! Di tengah gempuran iklan digital yang makin masif membanjiri ruang publik dan maya, iklan konvensional masih menjadi primadona bagi beberapa brand untuk mempromosikan produk atau jasanya.

“Iklan jadul” tersebut pun masih digunakan oleh beberapa brand untuk menargetkan audiens yang sulit terpapar oleh koneksi internet, seperti di pedalaman atau daerah pinggiran. Kondisi itu memungkinkan media OOH statis seperti billboard, baliho, dan spanduk, untuk mempromosikan produk atau jasa dari sebuah brand.

Dengan kata lain, walaupun iklan digital makin masif penggunaannya, iklan konvensional tak terlupakan oleh beberapa brand. Untuk mengetahui lebih dalam terkait iklan tersebut, mulai dari pengertiannya hingga strategi iklan konvensional untuk bisnis, Anda dapat baca lebih lengkap artikel ini.

Pengertian Iklan Konvensional

Iklan konvensional adalah sebuah strategi marketing yang dilakukan brand untuk mempromosikan produk atau jasa ke khalayak ramai dengan menggunakan media seperti TV, radio, koran, majalah, hingga media OOH statis seperti billboard, baliho, spanduk dan poster.

Selain itu, iklan tersebut mencakup konsep pemasaran market dividen yaitu didorong oleh keinginan pasar yang berorientasi dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Hal itu pun ditujukan agar pemasaran dilakukan langsung mengarah ke audiens yang menjadi target pasar sebuah brand.

Dengan kata lain, iklan konvensional juga kerap menargetkan kelompok audiens berdasarkan preferensi, lokasi geografis, atau karakteristik demografis. Alhasil, iklan tersebut pun mampu membangun brand awareness dan brand image dalam jangka panjang.

Dari pengertian yang sudah dijelaskan, secara sederhana, iklan konvensional masih menjadi salah satu strategi marketing yang efektif untuk mempromosikan produk atau jasa dari brand ke audiens dalam jumlah besar.

Baca Juga: 

Perbedaan Iklan Konvensional dan Iklan Digital

Dengan medium tersebut, jangkauan secara luas dan impresi visual yang kuat di ruang publik pun bisa didapatkan. Akan tetapi, biasanya pendekatan iklan ini membutuhkan biaya tak sedikit untuk mendapatkan efektivitas yang maksimal.

Sedangkan, iklan digital diterapkan dengan menggunakan media sosial, website, mesin pencari, dan aplikasi. Dengan teknologi tersebut, audiens pun akan bisa ditargetkan secara spesifik, mulai dari minat, perilaku, hingga demografinya.

Iklan konvensional dan iklan digital pun berinteraksi secara berbeda. Kalau “iklan jadul”, biasanya hanya bekerja satu arah, yakni brand memberikan pesan produk atau jasa ke audiens.

Sementara itu, iklan digital dapat membuka ruang interaksi secara luas, mulai dari komentar hingga berbagi ke audiens lain. Dengan begitu, brand akan mendapatkan feedback yang cepat dan dapat membangun hubungan emosional lebih intens.

At the end, dilihat dari kelebihannya, kedua jenis iklan tersebut memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam sebuah strategi marketing, yakni membangun brand awareness. Jika sebuah brand mengombinasikan kedua jenis iklan tersebut, niscaya awareness akan meningkat dan citra brand makin kuat.

Kelebihan Iklan Konvensional

Walaupun pamornya sudah tergerus oleh iklan digital, iklan konvensional masih menjadi salah satu strategi promosi yang efektif bagi sebuah brand. Pasalnya, terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki untuk membangun awareness di ruang publik.

  • Jangkau Audiens Lokal Secara Luas

Jenis iklan ini sangat ampuh bagi sebuah brand untuk menjalankan pemasaran lokal. Dengan media OOH statis seperti billboard, baliho, spanduk, dan poster, brand dapat efektif menyasar audiens di wilayah tertentu.

  • Tingkat Kredibilitas Tinggi

Beberapa audiens masih menganggap bahwa media seperti TV dan koran, menjadi salah satu rujukan informasi, karena dihasilkan dari proses kurasi dan editing yang matang. Dengan begitu, jika brand mengiklankan produk atau jasanya di medium tersebut, kredibilitas akan meningkat secara signifikan.

  • Iklan Lebih Terfokus

Brand akan lebih fokus dalam menyampaikan pesan produk atau jasa ke audiens yang menjadi target pasar. Pasalnya, brand dapat mengatur pesan yang ingin disampaikan serta waktu penayangan guna mencapai efektivitas iklan.

  • Tidak Terganggu oleh Koneksi Internet

Karena masih menggunakan jaringan konvensional, iklan ini tak terganggu oleh koneksi internet yang buruk di sebuah daerah, utamanya di pedalaman atau pinggiran. Maka dari itu, jenis iklan ini cocok untuk brand dalam menargetkan audiens di wilayah tersebut.

Jenis-Jenis Iklan Konvensional

Jenis-jenis iklan konvensional beragam dan banyak. Akan tetapi, terdapat beberapa jenis iklan tersebut yang masih digunakan oleh brand, mulai dari media iklan luar ruang atau Out of Home (OOH) Advertising hingga TV.

1. Iklan Televisi

Televisi masih menjadi primadona sebagian audiens di Indonesia. Pasalnya, ibu rumah tangga, orang tua, hingga anak kecil, di wilayah pedalaman, masih menggunakan TV sebagai medium mendapatkan informasi.

Melihat peluang tersebut, masih banyak brand yang mempromosikan produk atau jasanya dengan TV, seperti contoh iklan sampo Head & Shoulders dengan fokus menghilangkan ketombe di rambut.

2. Iklan Cetak

Selain TV, media cetak seperti koran, majalah, dan poster, masih digunakan beberapa brand untuk mempromosikan produk atau jasanya. Jenis iklan konvensional ini pun dapat membuat promosi brand dilihat berulang kali yang dapat menguatkan brand recall.

3. Iklan Radio

Radio belum mati di tengah gempuran media sosial dan digital. Masih ada beberapa radio yang mengiklankan produk atau jasa dari sebuah brand berupa adlibs. Jenis iklan ini pun dapat menyentuh emosional audiens secara lebih intim.

4. Iklan Luar Ruang Atau OOH

Iklan luar ruang atau Out of Home (OOH) Advertising merupakan iklan konvensional yang ditempatkan di titik-titik strategis. Jenis iklan tersebut pun mampu menciptakan visibilitas merek yang tinggi dan menjangkau audiens secara luas.

Contoh dari iklan luar ruang atau OOH advertising adalah baliho, billboard, papan reklame, hingga poster. Ragam jenis OOH itu efektif membangun awareness dan memperkuat brand image.

Strategi Iklan Konvensional untuk Bisnis

Untuk memaksimalkan efektivitas iklan konvensional, Anda dapat menjalankan beberapa strategi sederhana ini;

  • Tentukan Kebutuhan Iklan

Hal pertama yang perlu dilakukan oleh sebuah brand adalah mengenali kebutuhan, entah untuk meningkatkan brand awareness, menguatkan brand image, atau membangun loyalitas, hingga mendongkrak penjualan.

  • Pahami Target Audiens

Untuk memahami target audiens, brand perlu mengetahui beberapa faktor, yakni demografi, perilaku konsumen, gaya hidup, hingga kebiasaan keputusan pembelian. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikan pesan yang tersampaikan dengan kebutuhan mereka.

  • Pilih Jenis Iklan Konvensional yang Tepat

Langkah selanjutnya, Anda perlu memilih jenis iklan konvensional yang tepat. Jika Anda ingin mendapatkan visibilitas tinggi, media OOH statis menjadi pilihan utama.

Sementara itu, jika ingin menyasar lapisan audiens sudah berumur lebih dari 40 tahun, Anda dapat memilih media cetak seperti koran dan majalah. 

  • Buat Copy yang Menarik

Jika sudah memilih jenis iklan yang tepat, Anda harus menggunakan copy dalam kampanye promosi dengan gaya bahasa yang menarik, unik, dan interaktif. Hal itu ditujukan agar menarik perhatian audiens di ruang publik.

Relevansi Iklan Konvensional Untuk Bisnis Saat Ini

Walaupun dunia sudah bergerak menuju era serba digital, ada sejumlah alasan mengapa iklan konvensional masih relevan saat ini untuk beberapa brand, seperti ragam audiens yang luas karena tidak semua orang di Indonesia terhubung dengan koneksi internet yang memadai.

Selain itu, ada pula preferensi konsumsi media di sebagian audiens yang usianya lebih matang, karena mereka masih menjadikan TV atau koran sebagai sumber informasi favorit. Tak hanya itu, iklan konvensional juga mampu menghadirkan pesan yang lebih emosional secara visual.

Last but not least, saluran iklan tradisional dianggap lebih dapat diandalkan oleh sebagian audiens di Indonesia atau dengan kata lain, kepercayaan publik yang dapat meningkatkan kredibilitas brand akan didapat.

Memaksimalkan Iklan Konvensional dengan Media OOH

Iklan konvensional dapat memberikan dampak yang luas ketika digabungkan dengan penggunaan media Out of Home (OOH) Advertising. Bagaimana tidak? Dengan penempatan iklan OOH secara strategis di ruang publik, akan meningkatkan brand awareness bisnis Anda.

Di sinilah peran perusahaan OOH terbaik di Indonesia seperti OTOMEDIA hadir. Selama lebih dari 10 tahun, OTOMEDIA Advertising sudah banyak membantu brand besar dalam mengiklankan produk atau jasanya di ruang publik, mulai dari jalan raya hingga transportasi publik.

Dengan pilihan OOH yang beragam, mulai dari billboard, baliho, LED videotron, CGI, megatron, branding bus, KRL, hingga pesawat, brand dapat memilih iklan media luar ruang yang sesuai dengan kebutuhannya.

Apalagi, OTOMEDIA memiliki banyak keunggulan guna membantu brand memaksimalkan efektivitas iklan luar ruang-nya;

  • Jaringan transportasi publik yang luas: OTOMEDIA memiliki jaringan transportasi publik yang luas untuk beriklan, mulai dari TransJakarta, TransJabodetabek, KRL, KAI, pesawat, hingga kapal laut.
  • Teknologi tracking GPS real time: Dengan teknologi ini, brand dapat memantau efektivitas iklan secara langsung dan transparan melalui sistem terbaik.
  • Premium service quality: OTOMEDIA memiliki tenaga profesional dan fast response untuk memenuhi kebutuhan klien.
  • Harga kompetitif: OTOMEDIA membuka kesempatan bagi semua brand untuk bisa beriklan di luar ruang, mulai dari Rp1 jutaan saja.

Berbagai keunggulan tersebut membuat efektivitas iklan konvensional brand Anda makin berdampak bagi omzet bisnis dan awareness. Untuk itu, kolaborasi dengan OTOMEDIA menjadi langkah jitu menciptakan top of mind bagi sebuah di ruang publik.

Masih Bingung Memilih Media OOH yang Tepat?

Tim OTOMEDIA siap membantu Anda menentukan media, lokasi, dan strategi kampanye sesuai target audiens dan anggaran.

Artikel Terkait

Product