Halo Sobat OTOMEDIA! Dalam mengenalkan sebuah produk atau jasa di ruang publik, setiap brand memiliki strategi promosi masing-masing. Strategi tersebut pun bertujuan untuk meningkatkan awareness hingga penjualan.
Beberapa brand pun menggunakan jenis-jenis kanal promosi untuk menjalankan strategi marketing-nya. Mulai dari media sosial, media OOH statis, media OOH transportasi, hingga media OOH digital, semuanya digunakan oleh brand untuk menciptakan marketing yang berdampak.
Nah, untuk memahami lebih lengkap terkait strategi promosi untuk bisnis, mulai dari pengertian, tujuan, karakteristik, komponen, hingga langkah-langkahnya, Anda bisa membaca artikel di bawah ini!
Pengertian Strategi Promosi
Strategi promosi adalah serangkaian perencanaan yang terstruktur untuk menyampaikan informasi mengenai produk, layanan, atau brand kepada target pasar. Langkah itu dilakukan untuk membangun kesadaran merek, memengaruhi persepsi audiens, hingga mendorong tindakan pembelian.
Secara teoritis, strategi promosi menjadi bagian dari marketing mix yang bertumpu pada komunikasi pemasaran terpadu. Jadi, strategi yang dijalankan tak hanya pada saluran digital semata, melainkan konvensional seperti branding bus, branding KRL, hingga LED Videotron.
Dengan begitu, strategi promosi tak hanya sebuah aktivitas komunikasi yang singkat, namun pendekatan jangka panjang yang menyatukan ragam kanal dan pesan agar memberikan dampak yang optimal.
Tujuan Strategi Promosi
Tujuan dari penerapan strategi promosi yang diterapkan melalui berbagai media OOH atau pun digital adalah untuk meningkatkan awareness hingga menguatkan loyalitas pelanggan. Adapun tujuan yang lainnya seperti di bawah ini:
- Meningkatkan Brand Awareness
Promosi membantu brand menjadi lebih dikenal di tengah pasar yang padat. Strategi yang konsisten pun dapat memperkuat posisi brand di benak konsumen.
- Menguatkan Minat Pembelian
Promosi yang tepat dapat membuat audiens lebih memahami nilai dari sebuah produk sehingga muncul keinginan untuk mengetahui lebih jauh, bahkan melakukan pembelian.
- Menghasilkan Penjualan
Tujuan akhir dari promosi adalah menciptakan tindakan, seperti pembelian, pendaftaran, atau keterlibatan lainnya.
- Membangun Loyalitas Pelanggan
Promosi tidak hanya untuk menargetkan calon pelanggan baru. Strategi yang tepat dapat memperkuat hubungan dengan pelanggan lama sehingga mereka tetap setia.
Karakteristik Strategi Promosi

Strategi promosi memiliki karakteristik yang berbeda dari strategi marketing lainnya. Lebih lengkapnya, berikut ini karakteristik dari strategi tersebut:
- Konsistensi
Karakteristik ini menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan harus saling mendukung satu sama lain. Pasalnya, jika tidak saling mendukung atau inkonsisten, persepsi sebuah brand di mata audiens akan terganggu.
- Relevan
Segmentasi, targeting, dan positioning menekankan bahwa strategi promosi perlu diarahkan pada segmen yang jelas atau relevan dengan audiens. Hal itu bertujuan agar pesan kampanye lebih efektif diterima dan menempel di benak audiens.
- Adaptif
Pasar bekerja sangat dinamis dari waktu ke waktu. Untuk itu, sebuah strategi promosi harus bisa adaptif dengan perubahan perilaku konsumen, teknologi, hingga kompetitor.
- Dapat Diukur
Strategi yang efektif harus memiliki indikator kinerja yang jelas atau dapat diukur. Pasalnya, promosi yang tak dapat diukur akan sulit dievaluasi yang berdampak pada stagnasi penjualan.
Baca juga:
Komponen Strategi Promosi
Komponen Strategi Promosi Strategi promosi memiliki beberapa komponen yang memengaruhi efektivitas iklan sebuah brand. Komponen-komponen tersebut pun mencakup berbagai hal teknis seperti:
- Target Audiens
Segmentasi harus dilakukan dalam sebuah promosi agar pesan yang dikirim sesuai kebutuhan, karakteristik, dan kebiasaan konsumsi media mereka.
- Pesan Promosi
Pesan yang tersalurkan ke audiens harus jelas, relevan, dan dapat memantik perhatian sekaligus emosional mereka.
- Media Promosi
Saluran promosi terdapat banyak jenisnya, mulai dari digital seperti SEO, SEM, dan media sosial, hingga offline seperti iklan luar ruang atau Out of Home (OOH) Advertising atau pameran. Atau bahkan, saluran promosi bisa di-mix, baik online maupun offline.
- Anggaran Promosi
Anggaran dapat menentukan skala kampanye iklan dan pemilihan media promosi yang tepat serta efektif. Dengan kata lain, budgeting menjadi komponen penting untuk memaksimalkan efektivitas promosi.
- Evaluasi dan Pengukuran
Setiap komponen harus dianalisis untuk mengukur performa kampanye dan melakukan perbaikan berkelanjutan.
Langkah-Langkah Strategi Promosi
Untuk membuat promosi makin efektif menjangkau audiens secara luas dan masif, terdapat langkah-langkah yang perlu diterapkan, yakni:
1. Analisis Situasi
Langkah pertama adalah Anda perlu melakukan analisis situasi dengan berbagai model, yakni SWOT, PESTEL, dan analisis kompetitor. Hal ini dilakukan agar promosi Anda makin efektif.
2. Penentuan Tujuan
Selanjutnya, Anda perlu menggunakan konsep SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-Bound) agar promosi yang dijalankan berbuah dampak besar untuk penjualan.
3. Tentukan Target Pasar
Langkah ketiga adalah Anda perlu menentukan target pasar yang ingin dituju. Langkah ini merujuk pada segmentasi demografi, geografis, psikografis, hingga perilaku.
4. Susun Pesan Promosi
Anda perlu tahu bahwa pesan promosi harus mengikuti emotional appeal atau rational appeal agar promosi dapat menyentuh benak audiens dan memengaruhi keputusan pembelian mereka.
5. Tentukan Media Promosi
Dalam langkah ini, Anda perlu menentukan media promosi yang tepat, entah itu media digital atau media OOH. Anda juga wajib melibatkan evaluasi media meliput effectiveness, reach, frequency, dan impact, untuk menentukan saluran promosi yang tepat.
6. Implementasi Promosi dengan Holistik
Implementasi media promosi mencakup timeline, tools yang digunakan, serta koordinasi antar tim agar efektivitas dapat terjaga.
7. Monitoring dan Evaluasi
Monitoring dan evaluasi menggunakan KPI seperti impression, engagement, CPA, brand lift, hingga recall dalam kampanye OOH.
Contoh Strategi Promosi
Beberapa brand besar di Indonesia pernah menerapkan strategi promosi yang jitu untuk menarik perhatian audiens. Mereka pun menggabungkan promosi di media digital dan media OOH untuk memengaruhi keputusan pembelian audiens.
1. Tokopedia
Salah satu marketplace yang menggunakan pendekatan strategi promosi terintegrasi adalah Tokopedia. Tokopedia pun menggabungkan TVC, digital ads, influencer marketing, aktivasi media sosial, hingga media iklan luar ruang.
Strategi seperti ini pun efektif karena menggunakan prinsip AIDA, yakni menarik perhatian lewat visual masif dan influencer besar. Lalu, mengoptimalkan multichannel sehingga pesan konsisten di banyak titik kontak konsumen.
Tak hanya itu, dengan memanfaatkan momen bulanan sebagai temporal trigger, kebiasaan belanja pun dapat tercipta secara organik. Hasilnya, konsep “WIB” menjadi ikon kampanye e-commerce di Indonesia dan terus dipakai hingga hari ini.
2. Wardah
Wardah fokus pada pesan emosional dan nilai-nilai positif seperti kepercayaan diri, keberagaman, dan kecantikan natural. Strategi promosi pun ini efektif karena menggunakan segmentasi psikografis yang tepat.
Selain itu, promosi ini memanfaatkan emotional appeal, salah satu teknik persuasi paling efektif dalam komunikasi pemasaran. Tak hanya itu, promosi yang dilakukan juga menggunakan kampanye dengan influencer relevan yang memperkuat kredibilitas pesan.
Selain itu, promosi tersebut pun memanfaatkan social proof dan viral effect dari konten buatan pengguna. Strateginya pun menggabungkan promosi emosional dengan strategi storytelling.
Optimalkan Strategi Promosi dengan Media OOH
Di tengah maraknya pemasaran digital, Out of Home (OOH) Advertising tetap menjadi kanal promosi yang sangat efektif berkat jangkauannya yang luas dan kemampuannya memperkuat brand recall. Dengan kata lain, jenis-jenis OOH seperti billboard, videotron, branding halte bus, hingga media transportasi dapat memperkuat eksposur secara konsisten dan masif.
Salah satu perusahaan OOH terbaik di Indonesia yang bisa membuat promosi bagi sebuah brand berdampak besar adalah OTOMEDIA. Perusahaan OOH di Indonesia yang memiliki rekam jejak lebih dari 10 tahun membantu banyak brand besar tersebut pun menawarkan keunggulan seperti:
- Jaringan transportasi publik yang luas: melalui bus branding di TransJakarta, angkot, ojek online, kereta api jarak jauh, pesawat, atau KRL branding, iklan brand Anda dapat dilihat jutaan pasang mata setiap harinya.
- Teknologi GPS tracking real time: keunggulan utama OTOMEDIA terletak pada teknologi canggih yang digunakan. Hal ini dapat membantu brand monitor efektivitas iklan secara cepat dan tepat.
- Premium service quality: OTOMEDIA memiliki tim professional dan fast response 24/7 agar iklan brand dapat efektif.
- Harga kompetitif: mulai dari harga Rp1 jutaan, Anda bisa melakukan branding OOH di Indonesia bersama OTOMEDIA.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, strategi promosi yang dijalankan oleh brand akan menghasilkan dampak yang maksimal untuk penjualan atau awareness. Bersama OTOMEDIA, brand Anda pun akan mendapatkan visibilitas maksimal ketika promosi di ruang publik.