Kampanye iklan luar ruang (OOH) untuk Santan Kara atau Sun Kara kali ini memperlihatkan strategi cerdas brand FMCG dalam membangun brand awareness dengan memanfaatkan dua jenis kendaraan umum yang berbeda: Bus TransJakarta dan Angkot. Sun Kara Krim Kelapa Santan Siap Pakai, yang merupakan produk dari PT Kara Santan Pertama, menggunakan penempatan iklan half body di bus TransJakarta standar dan bus gandeng, serta menempatkan branding di bagian back window angkot.
Kampanye ini merupakan kolaborasi pertama antara Sun Kara dengan OTOMEDIA, dengan fokus utama pada peningkatan brand awareness. Mari kita lihat bagaimana media yang dipilih, format iklan, dan pesan kreatifnya bekerja secara sinergis untuk mencapai tujuan tersebut.
Mengapa Sun Kara Memilih Media Transit untuk Kampanye Awareness?
Produk santan siap pakai dibeli berulang di dapur rumah tangga, jadi kunci suksesnya adalah tetap diingat saat konsumen berbelanja. Media transit sangat membantu karena mampu menjangkau audiens yang sedang berpergian: para pekerja, ibu rumah tangga, mahasiswa, dan keluarga yang melewati pasar, kantor, dan area permukiman.
Sun Kara adalah brand yang sudah mapan di kategorinya. Menurut data dari survei Top Brand Award yang diselenggarakan oleh Frontier Group, KARA berhasil meraih posisi puncak dengan mencapai Top Brand Index (TBI) sebesar 86.7% dalam kategori santan siap pakai. Angka ini menunjukkan kepercayaan konsumen yang sangat solid, tetap berada di atas 85%. Sementara itu, untuk kategori nata de coco, KARA memperoleh Top Brand Index (TBI) sebesar 21.20%.
Dua tantangan tersebut dijawab dengan memanfaatkan dua kelompok media:
- Bus TransJakarta: memberikan visibilitas yang luas di koridor-koridor ramai dan area sekitar halte.
- Angkot: menjangkau area permukiman dan jalan-jalan lingkungan yang tidak dilintasi bus besar.
Iklan Half Body di Bus TransJakarta Standar
Iklan half body memanfaatkan permukaan samping bus sebagai media visual utama yang dapat dilihat oleh pengendara, pejalan kaki, dan calon penumpang yang menunggu di halte. Pada bus standar, desain kreatif Sun Kara menampilkan gambar nenek dan cucu yang sedang memasak bersama-sama, berbagai hidangan berkuah santan, kemasan produk yang menarik, serta tagline “Lebih Kental, Lebih Gurih”.

Beberapa elemen yang membuat format ini efektif untuk awareness:
- Logo dan tagline besar di area pandang utama, mudah terbaca dari jarak jauh.
- Foto makanan yang langsung menjelaskan kegunaan produk (hidangan bersantan).
- Satu pesan utama (“Lebih Kental, Lebih Gurih”) yang cukup singkat untuk dibaca dalam hitungan detik.
- Sisi belakang bus yang memperkuat klaim “Santan No.1 di Indonesia”, logo Top Brand, dan ajakan “Ingat Santan Ingat Kara” bagi pengendara di belakangnya.
Branding Bus Gandeng TransJakarta: Kanvas yang Lebih Luas
Bus gandeng menawarkan ruang visual yang lebih besar, memungkinkan cerita kreatif untuk disampaikan dengan lebih menyeluruh. Pada bus gandeng Sun Kara, desain visual menampilkan seorang ibu berbajib yang sedang memasak, hidangan lezat bersantan, dan pesan utama “Masakan Jauh Lebih Nikmat dengan Santan Kara”.

Dengan menggunakan bus standar dan bus gandeng secara bersamaan, kampanye ini berhasil menghadirkan dua pilihan kreatif yang menarik di jalur yang identik. Meskipun penonton melihat kendaraan yang berbeda, mereka tetap mendapatkan pesan inti yang sama, namun dengan tokoh dan judul yang bervariasi agar tidak terasa membosankan.
Efektivitas Branding Angkot (Back Window) untuk Meningkatkan Kesadaran Merek
Angkot beroperasi di jalur-jalur dengan kepadatan penduduk tinggi: jalan-jalan utama, pusat perbelanjaan, institusi pendidikan, hingga kawasan hunian. Untuk kampanye Sun Kara, OTOMEDIA menggunakan strategi back window, yakni memanfaatkan kaca belakang angkot yang berada pada level pandangan pengendara motor dan mobil yang berada di belakangnya.

Alasan mengapa back window sangat sesuai untuk kampanye kesadaran merek FMCG:
- Terletak sejajar dengan tingkat mata pengguna jalan yang berada di belakang kendaraan, khususnya ketika terjadi kemacetan atau kendaraan berhenti.
- Kendaraan aktif beroperasi seharian dengan intensitas penayangan yang sangat tinggi.
- Mampu menjangkau wilayah perumahan dan pusat perdagangan yang tidak terjangkau oleh billboard atau iklan bus konvensional.
- Biaya investasi per unit lebih terjangkau sehingga memudahkan ekspansi ke jumlah unit yang lebih banyak dan berbagai kota.
Desain kreatif yang ditampilkan di back window identik dengan visual yang digunakan di bus reguler (menampilkan nenek dan cucu), sehingga audiens yang melihat bus di jalan raya dan angkot di sekitar rumah mereka menerima pesan kampanye yang konsisten. Di bagian kaca belakang juga tersedia nomor layanan pelanggan OTOMEDIA sebagai indikator komitmen terhadap kualitas layanan.
Strategi Kreatif: Menjangkau Berbagai Generasi dengan Satu Pesan
Kreatif Sun Kara menggunakan pendekatan “Lintas Generasi” yang cerdas untuk menjangkau dua kelompok audiens secara bersamaan:
| Target audiens | Elemen kreatif yang menjawab |
|---|---|
| Ibu rumah tangga dan keluarga | Tagline “Dipercaya dari dulu, dihidangkan hingga kini” dan klaim Top Brand |
| Generasi muda dan pemula memasak | Figur cucu muda yang memasak, produk siap pakai, pesan “Masakan jauh lebih nikmat” |
Dengan menampilkan tokoh nenek dan cucu, iklan ini secara visual mengkomunikasikan kepercayaan yang melampaui batas usia tanpa memerlukan banyak narasi, yang sangat penting dalam konten video. Mengingat kendaraan iklan hanya memiliki beberapa detik untuk menarik perhatian, setiap komponen visual dirancang untuk menyampaikan satu pesan yang jelas dan mudah dipahami.
Pembelajaran Berharga dari Strategi Sun Kara untuk Brand FMCG
- Terapkan satu ide utama dengan berbagai bentuk penyajian. Desain visual yang konsisten di bus dan angkot akan memperkuat daya ingat konsumen.
- Sesuaikan volume teks berdasarkan waktu yang tersedia untuk membaca. Iklan di halte bus dapat menampilkan headline yang lebih panjang; sementara bagian belakang jendela cukup menampilkan logo, produk, dan satu pesan kunci.
- Manfaatkan foto produk dalam situasi penggunaan nyata. Menampilkan hidangan dengan santan akan menjelaskan manfaat produk lebih efektif dibanding hanya menunjukkan kemasan.
- Kombinasikan strategi media di jalur utama dengan media di area pemukiman. Bus beroperasi di rute-rute utama, sementara angkot menjangkau komunitas lokal di lingkungan sekitar
Untuk perbandingan format transit lain, baca Jenis-Jenis Iklan Transit di Indonesia dan Manfaat Out of Home Advertising untuk Brand Awareness.
Pengin kampanye awareness produk FMCG Anda muncul di bus TransJakarta dan angkot? Yuk diskusikan pilihan media, format iklan, dan berapa banyak armada yang dibutuhkan bareng tim OTOMEDIA. Hubungi kami lewat WhatsApp Sales untuk konsultasi gratis!
Pertanyaan Umum Iklan OOH Santan Kara
Bagaimana cara kerja iklan OOH Sun Kara bersama OTOMEDIA?
Kampanye peningkatan kesadaran merek Santan Kara Krim Kelapa Siap Pakai ditampilkan di bus TransJakarta (standar dan artikulasi) menggunakan format half body, serta di angkot dengan format jendela belakang.
Jenis media apa yang digunakan Sun Kara dalam kampanye ini?
Bus TransJakarta standar, bus TransJakarta artikulasi, dan angkot.
Apa yang ingin dicapai melalui kampanye iklan OOH Sun Kara?
Fokus utamanya adalah meningkatkan kesadaran merek di kalangan ibu rumah tangga dan keluarga, juga menjangkau generasi muda dan mereka yang baru belajar memasak.
Apa maksud dari branding half body pada bus TransJakarta?
Branding half body merupakan format periklanan yang menutupi bagian sisi bodi bus dengan desain kampanye, sehingga mudah dilihat oleh pengguna jalan dan penumpang yang menunggu di halte.
Mengapa angkot memilih format jendela belakang?
Jendela belakang angkot berada sejajar dengan garis pandang pengendara di belakangnya, memungkinkan pesan tersampaikan dengan baik saat kendaraan berhenti atau memperlambat laju.
Apakah ini merupakan kolaborasi pertama Santan Kara dengan OTOMEDIA?
Benar, ini adalah kolaborasi pertama Santan Kara bersama OTOMEDIA.
Kampanye Sun Kara menunjukkan bahwa kombinasi bus TransJakarta dan angkot dapat menghadirkan satu pesan di jalur utama sekaligus permukiman. Tertarik merancang kampanye serupa? Hubungi OTOMEDIA.


